about

ungasan, bali, Indonesia
zahyawie zubinof: keluarga ini - semoga jadi keluarga yang sakinah, terbentuk di sebuah daerah di pulau bintan, riau kepulauan, yang bernama lagoi. berawal dari teman sekerja, lalu menikah terus mempunyai keturunan. sampai telah mendapatkan seorang putra dan seorang putri, kita masih tinggal di lagoi sampai tahun 2007... proudly we say: made in lagoi. bulan agustus 2007 kita boyongan ke bali, memulai kehidupan baru dengan segala sesuatu yang baru pula, semoga jadi awal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat

picnic at bedugul

tree top - on the top of the tree… located at bedugul botanical park, we went there during christmas holiday, wao it was packed, so many visitor having picnic that day at bedugul.


we had a last minute arrangement for picnic, mainly planned for ayah and friends in his office, but then some of them unable to join then finally only few of us only…
hearing of this, abang was so exciting to do tree top (a kind of outdoor games). he did it last time but since that was the first time he did not observe a lot and now he expect to have more exploration.


we been picked up by om harry, there was tante titin and tante emil in the car, adding four of us plus the food should not be a problem since om harry’s car could easily load everything.
om kingkong drive his own car with tante putri and tante awen and picking up tante rei at her home at sanur, other friends were not joining due to some other reasons


we all met at bedugul botanical park, and directly un-load the food… it’s picnic time… bunda’s cooked food to be an idol again, everyone loved it.


after lunch, abang couldn’t wait to do tree top, then we went there. but it was unfortunate, too many visitor and abang could not do it since the tools for junior was finished! poor him
finally only bunda and tante awen willing to do it and ayah as well, who mainly to guards those two ladies.
meanwhile adek stay at the ground accompanied by tante titin and others… tante titin became “baby sitter” for dek thifa, hahaha
abang, event he looked disappointing but he could understand and he stayed at the ground with the others.


that was first time for bunda and tante awen, therefore ayah should take more initiative to tell them what to do. started at black course since the red course was closed for maintenance. black course is the top one.


it was fun yet challenging especially for bunda since she used to do something like this long longtime ago when she was in school.
all of the challenges could be finished successfully, but the pain of her muscle stayed till few days after… hiks…

nature retreat

ayah and his team in sales and marketing of his hotel went out for an outing and teambuilding program… this is a kind of yearly program from the hotel for each department but organized individually by each department. it’s up to each department to decide on what program, the hotel provides a hundred thousand rupiah per employee.
if need more sum then they should fund the amount.


this time ayah and his team went to ubud… back to nature… the destination point is sawah indah…
starts with bus riding from nusa dua then the first stop was the starter for cycling tour. it was 9km and the first half way was going up-hill… fiuhhhh but the scenery was nice and we have break in between… then we down slope so our leg could have rest… while still riding and we could enjoy the scenery that so amazing
passed trough the “okokan village” where a lot of white flamingo nesting at the most of the tall tree in the village, and covering most of the tree becomes white from the distance. the villager have believe not to disturb those birds otherwise bad luck will turns to the village.






the next was trekking, trough the rice field… a lot of mud along the way; crossing river, sliding down slope, etc… quiet tiring but fun. then we reached sawah indah, where actually this is a restaurant by the rice field… but not for having meal instead ayah and team continue in having the games; dry games, wet games and of course games in the mud.


every one participated then after showering having the meal for lunch… wao after the long day spending most of the energy, that was really need… food
after all, everyone enjoyed and really had the memorable experience…


karya abang & adek

kayaknya bang alfath ma dek thifa punya bakat menggambar…
dek thifa dah pinter bikin gambar orang atau benda sesuai dengan imajinasi dia walaupun kadang kelihatan aneh bagi kaum dewasa tapi udah kebayang maksud gambar dia dengan jelas… so bisa dibilang bahwa dek thifa lebih suka menggambar bentuk…

tapi kalo disusruh mewarnai, dek thifa kurang tertarik, begitu juga bang alfath… kayaknya dia lebih suka plain, tanpa warna

sementara itu, kalo abang lebih senang menggambar ruang… pernah loh bang alfath bikin gambar ruang tamu… waktu itu umur dia lima taon… di whiteboard dia bikin gambar ruang tamu rumah kita, lengkap dengan karpet, meja tivi dengan kalender di atasnya, kulkas dengan water dispenser di sampingnya, sofa, pintu… pokoknya komplit deh… walaupun bentuknya gak real same dengan benda aslinya, tapi kelihatan maksud gambar dia

nah kemaren ceritanya ada ulangan menggambar di sekolah bang alfath, gurunya cuman ngasih kertas dengan gambar laut dan awan… tanpa warna. instruksi nya, silahkan diwarnai dan gambarlah apa saja yang sesuai… hasilnya, karya abang termasuk yang terbaik, baik dari sisi ide maupun cara penyampaiannya dan komposisi gambar…. ini lah dia hasilnya:

dan ini karya dek thifa... gak mo kalah, dia tempel di dinding kamar...



kunjungan dari lagoi

bang ava ketemuan ma kita di bali... oh iya, bang ava tuh tetangga kita sewaktu kita tinggal di lagoi - bintan dulu. papanya - om made dulu satu kerjaan dengan ayah di bintan lagoon resort, hotel terakhir ayah bekerja di bintan sebelum akhirnya pindah ke bali.
dan sesuai namanya, om made aslinya dari bali ato tepatnya seririt - singaraja. ini adalah kunjungan kedua dari bang ava semenjak kami tinggal di bali. kali ini awal ceritanya begini: om made ada urusan kerjaan dengan beberapa bos nya selama beberapa hari di bali, nah sekalian aja bang ava diajaknya. tapi karena ini urusan kerja dan mengharuskan mereka menginap di seminyak, sehingga bang ava dan om made datang mendahului rombongan dan pulang dulu ke singaraja. besoknya om made kembali ke airport untuk bergabung dengan rombongan yang datang hari itu dan memulai kerjaan mereka, sementara bang ava tetap tinggal di singaraja sama bude nya.


di hari terakhir mereka kerja, ayah dah janjian ama om made untuk jemput dia di seminyak sementara para boss nya pulang ke bintan via singapore hari itu.
ayah, setelah nganterin dek thifa ma bang alfath sekolah langsung meluncur ke tempat rent car dan menuju ke seminyak untuk menjemput om made. mereka berdua langsung menuju singaraja untuk menjemput bang ava... meninggalkan seminyak jam setegah sepuluh pagi, istirahat bentar di bedugul sebelum meneruskan perjalanan melalui tikungan-tikungan tajam dan menurun jalannya bedugul - singaraja...
hari itu jalan lancar hanya beberapa tempat berkabut gelap dan gerimis. nyampe seririt tempat budenya bang ava jam setengah dua...
sholat dhuhur lalu makan siang dan istirahat sebentar sebelum ke rumah leluhurnya om made, rumah dimana om made dulu lahir dan dibesarkan yang saat ini hanya adek nya yang tinggal disitu. jaraknya sekitar setengah kilo aja. om made dan bang ava sembahyang dulu di rumah nya. sebentar aja lalu kita balek ke rumah budenya bang ava untuk pamit langsung cabut... mengulangi jalur yang tadi berliku tapi sekarang menanjak...
bang ava sampe pusing dan mo mabuk
kali ini kita juga berenti bentar di bedugul, ayah sholat ashar dulu lalu bang ava juga beli jagung rebus, strawberry dan gak ketinggalan... poto-poto dong
setelah itu jalan udah gak nanjak dan berliku lagi... ada sih tikungan tapi gak setajam tadi dan sekarang menurun... berenti bentar di joger untuk beli kaos karena banyak dari bintan yang nitip ama om made. gak lupa bang alfath ma dek thifa kebagian juga... gambar ikan dengan kata-katanya... ini ikan bukan iklan... hahaha ciri khas joger. warna hitam untuk bang alfath dan dek thifa... tetep dong: pink

perjalanan lancar sampe dirumah abis maghrib... orang-orang dah nunggu, ada om anto, tek yeni dan dek rahma juga...
anak-anak, begitu ketemu masih pada agak kaku bentar, mungkin karena dah lama mereka gak ketemuan. tapi abis tuh dah cair suasana... mereka langsung akrab
mandi, makan, istirahat sambil ngobrol-ngobrol... melepas kangen... tapi om made masih harus belanja oleh-oleh untuk dikantornya, so kita meluncur menuju tuban. kan disana ada pusat oleh-oleh yang buka duapuluh empat jam, yaitu krisna...

ada yang asyik karena dapet mainan baru, walaupun dapet minjem aja... bang ava kan bawa psp, bang alfath begitu tau ada psp, dia dari rumah tadi asyik main ituuuu aja. orang dah ntah kemana dia masih asyik sendiri.
waktu ke krisna pun dia ikut kita jalan muter-muter tapi tetep dong matanya ke psp... bang ava ma dek thifa asyik nyoba ini itu tapi tetep bang alfath tak bergeming mata dan tangannya walaupun dia tetep ikutan kita muter...


setelah itu kita pulang, ngobrol bentar dan tidur karena emang kita semua kecapean...
paginya ayah nganterin dek thifa dan bang alfath ke sekolah dan sepulangnya ngaterin bang ava dan om made ke airport...
abis tuh mulangin mobil ke rent car dan ayah menuju tempat kerja...

walaupun short visit... tapi berkesan, terutama untuk bang alfath dan dek thifa...
buktinya... sampe besok harinya dek thifa masih ngomongin bang ava; yang mereka nyobain topi ato baju di krisna, beli makanan ato yang lainnya... dan bang alfath; masih pengen pinjem psp-nya bang ava... hahaha

101010

the above is date month and year…
hari dan tanggal ini ceritanya hari yang bersejarah loh… pas lagi: harinya sama.. tanggal nya sama pula…
pada tanggal tersebut, eleven years ago ayah ma bunda di’pajang’ di pelaminan dari pagi mpe lewat tengah malem… kebayang gak tuh pegelnya yang harus duduk manis sambil tersenyum while everyone watching… hehehe

ijab kabulnya sendiri adalah hari jum’at dua hari sebelumnya, October 8, while Sunday the 10th is the reception day… tuh kan sama tanggal sama hari nya

yah… walaupun kita gak ada special arrangement untuk ngerayain itu… kita lihat gak perlu-perlu amat…. yang penting adalah kita berterimakasih kepada yang maha kuasa bahwa sampai saat ini kita masih being blessed… kita gak pernah dilupain dan selalu diberkati, walau kita kadang lupa untuk berterimakasih, tapi tetap berkah itu datang setiap saat…

makanya mulai hari ini… kita harus selalu berusaha untuk bisa berterimakasih… sekecil apapun berkah itu tetap berkah…

…happy 11th wedding anniversary…

04oct2010

today is the big-day for abang, he is seven now… but though it is big, there is no celebration or happening to mark the day
it is fallen on monday the first day of school after two days off and today as well abang having exam

bunda has just informed ayah trough short message service that abang just wanted to be brought to paparon pizza to celebrate… not a big deal, only that ayah should be home early then usual

to mark the day… ayah toke pictures just before leaving for school, here they are:
 

in addition to the notes... here are some photos taken when abang and the gang enjoy the pizza...

land cruise part 1: bali-jawa

lebaran kemaren kami sekeluarga mudik alias pulang kampong ke jawa, tanah tumpah darah ato tempat kelahiran ayah…

the original plan was actually to be by air but since could not get the air ticket with the right price, maksudnya yang pas di kantong, gara-gara nyari ticketnya dah mepet dengan lebaran akhirnya pilihan jatuh ke… jalan darat…



for the first time ever, semenjak tinggal di bali kami belon pernah keluar dari bali in any way, dan kali ini kita land cruises… lumayan, feel the adventure spirit – turn it on



kita pake mobilnya om kingkong (one of ayah’s close friend) since by that time he was also on leaves and out of the island too. biasanya juga kalau dia cuti mobilnya juga sering parker di rumah kami. nah bedanya mobilnya kali ini kita pake ke jawa… tentunya seijin yang punya.

sebelum di pakai ke jawa tentunya dibengkelin dulu di authorized bengkel dongs, dan ama bengkelnya pun karena tau mau dipake mudik, dikasihnya kita peta jawa-bali yang tentunya gonna be so helpful…



tidak banyak persiapan sebelum berangkat, malah ayah masih tetep kerja juga abang ma adek tetep sekolah… abang ma adek dapat dispensasi untuk libur duludan karena mudik, yang sebenernya mereka mulai libur sehari sebelum lebaran



leaving our home sweet home exactly by 16.00 setelah sholat ashar, menuju gilimanuk. ini juga pertama kalinya kita ke pelabuhan ini…

untung masih di bali dan masih banyak rambu-rambu jalan yang membantu mencapai tempat tujuan.

sampe di gilimanuk dan mulai ngantri naek ferry jam setengah sembilan lebih sepuluh menit… gak lama ngantri, sekitar dua jam kita dah naek ferry… abang was so exited. dari semenjak dia tau kita bakal pulang ke jawa lewat jalan darat dia dah keep on saying that we will be using “kapal ferry” (the words that he used) crossing the strait to java. naek ke ferry parkir mobil di dek bawah mepet-mepet sekali sehingga kita gak bisa keluar dari dalam mobil… padahal abang pengen banget naek ke dek atas dan ada yang pengen banget pipis, atpi ya udah… ditahan dulu aja, hehehe

sementara itu adek terlelap dan bunda juga mencoba untuk tidur. sebenernya ini kesempata juga untuk istirahat (tidur) buat ayah karena masih harus nyupir untuk jarak yang lumayan tidak dekat, tapi yang ada abang ngajakin ngobrol terus, ada aja yang ditanyakan… he was so exited…



sampai di ketapang, begitu keluar pelabuhan kita jumpa ma masjid dan kesempatan untuk sholat isyak, juga bagi yang dari tadi ngempet mo ke kamar kecil…

habis sholat kita melanjutkan kembali perjalanan… for the first time for all of us at east java region…

mulai dari situ kita dah banyak ketergantungan dari map and gps karena road signage udah gak begitu sering keliahatan… ayah ngajarin ke abang gimana ngebuka map di handphone ayah dan the most simple thing to find “where i am” location, jadi kita akan selalu tau dah berada di mana dan harus ke mana… but those system was not used a lot that time karena jalan belon begitu membingungkan, belon banyak simpang. makanya abang fallen asleep pun juga gak begitu masalah, malah parah nya lagi semua tertidur… ayah sendiri stayed awake, itupun karena harus nyupir, coba kalo gak, pasti tiudr juga…hehehe



waktu menjelang subuh kita sudah memasuki poitan… bunda juga dah bangun semenjak meninggalkan daerah pasir putih tadi sewaktu ayah nyari-nyari makanan untuk sahur yang akhirnya hanya sahur dengan roti aja sambil jalan. malas berenti mumpung belum capek… bunda kebetulan lagi gak puasa.

kita menemukan pemandangan pembangkit listrik dalam gelap di poitan yang sungguh sangat indah… coba ngebangunin abang, tapi abang gak mau bangun juga, ya sud akhirnya bunda ma ayah aja yang menikmati pemandangan walau sambil jalan…

akhirnya kita berenti di pom bensin poitan untuk sholat subuh sekalian istirahat sebentar… inilah pom bensin terkomplit yang kita jumpain, ada mushola, minimart, rest area bahkan ada restaurant nya… dan bersih lagi…



habis itu kita jalan lagi…. teruuus dan tidak ada kejanggalan yang berarti, the map and gps help us alot

sampe akhirnya kita agak sedikit strugling untuk menemukan jalan ke gempol lalu ke mojokerto, jangan sampe lewat porong (tempat lumpur lapindo) ato malah ke surabaya... nyasar jauh itu namanya. padahal setiap denger kata lumpur lapindo, abang pengen banget tuh ngeliat, ada-ada aja si abang... dia penasaran banget tuh apa itu lumpur lapindo



akhirnya setelah sedikit muter-muter kita berhasil menemukan jalan yang benar, baru sekarang inget bahwa anak-anak belon makan... kita berenti di sebuah warung sehingga abang, adek dan bunda bisa makan dan ayah istirahat tidur di mobil... lumayan, sejam istirahat... abis itu jalan lagi deh... beberapa kali berenti untuk sholat, isi minyak atau sekedar mo ke kamar kecil... akhirnya kita bisa sampe solo sebelum jam 4 sore... horeee berarti akan sampe tujuan gak terlalu malem deh



tapi kenyataannya lain, karena ternyata jalan utama macet sampe hampir tiga jam sehingga disarankan untuk ngambil jalur alternative... nah disinilah awal dari ”nyasar” nya kami... karena tujuan kami ke banjarnegara, kami ambil alternative yang lewat salatiga... awalnya sih smooth sampe akhirnya sampe di salatiga tapi kita tidak tau salatiga sebelah mana... sampe malem kita belum juga nemuin jalan yang meyakinkan... hingga akhirnya ketemu jalan raya besar yang menuju ke semarang... ya sudah kalo gitu kita harus melawan arah menuju arah magelang... muter dah jadinya dan makin jauh jarak kita tempuh. tapi kita gak sampai memasuki magelang karena kita menuju banjarnegara sehingga kita belok kanan menuju temanggung, wonosobo, dan banjarnegara pada akhirnya... tapi sesampainya di kota banjarnegara, kita lupa dimana harus belok untuk menuju rumah bu dhe as... akhirnya kita telephone pak dhe ngasih tau kita parkir di depan bangunan apa, dan pak dhe datang ma mas agam pake motor jemput kita... ternyata deket aja, gak sampe lima menit kita dah sampe di rumah bu dhe



sampe di rumah, bu dhe, mbah kakung, mas nanda dan mas nouval udah nungguin kita... akhirnya sampe juga dengan selamat



nanti kita posting lagi deh untuk cerita perjalanan jawa – bali nya yang tentunya tidak kalah exciting...

sunat berdua

hari ini, sehari sebelum lebaran abang disunat... mumpung lagi di rumah bu de kan bisa dapet recommendasi di tempat yang terbagus, dan lagi dokter nya itu kan temen bu de.
dulu kan mas agam dan mas nanda di sana juga sunatnya... masing-masing punya cerita lucu sendiri tentang sunatnya... mas agam pergi sendiri ke sana tanpa ada yg tau, bahkan dia ke sana tanpa bawa duit, katanya "kan dokternya temen mama"...hahaha... mas nanda juga kesana tanpa di anter...

pergi dari rumah dianter ma ayah, pak de, bu de, dan mas nouval... sebelumnya antara abang dan mas nouval rupanya dah sepakat bahwa mas nouvalnya mo nganterin... eh sampainya di tempat dokternya malah mas nouval yang duluan minta disunat, abang nungguin aja sambil ngeliat, gak mau keluar ruangan. melihat itu kita pikir abang berani, eh tapi ternyata pas giliran abang, waktu di suntik bius dia nangis... nah dari situ dia dah rewel, sampe-sampe lihat gunting aja dia takut dan nangis, padahal dokternya cuma nggunting tissue untuk tempat betadine untuk ngebungkus jahitannya...hehehe trauma duluan dia... ada yang lucu, kan selama sunat dokternya minta abang baca alfathihah terus... kalau pas abang merasa kesakitan, baik itu sakit beneran maupun geli (rasa geli ini abang juga bilangnya sakit) abang akan makin keras baca alfathihah nya... keras sampe kedengeran dari luar ruangan...
tapi abis itu dah sehat dia, banyak nanya lagi ke dokternya waktu diracikin obat.

yang tadinya abang sendiri mau sunat akhirnya berdua... pulang, mpe rumah gak lama kemudian kambuh lagi nangisnya... sambil sarapan karena mo minum obat, abang nangis terus, katanya sakit. padahal disaat bersamaan mas nouvalnya nyante-nyante aja... malah asyik maen game di laptop.
tapi setelah dikasih tau ma ayah bahwa biar nangis keraspun rasa itu akan tetap ada...dan warna merah yang tembus ke celanba dia itu obat merah bukan darah... gak lama kemudian dia dah gak nangis lagi, malah baca komik... setelah itu malah merem si abang nya.
sebangunnya, abang masih takut bergerak, kayaknya dia masih rancu antara sakit dan geli, buktinya sewaktu abis pipis dia takut cebok... katanya sakit, tuh kan geli bukan sakit... jadi sedari tadi abang tuh sebenernya geli bukan sakit hehehe

sore ini mereka berdua dilap aja gak mandi, takut perbannya basah, kan besok baru bisa dibuka... abang dilapnya ama bude setelah bude selesai ngelap mas nouval. ada yang aneh sebenernya, mas nouval sedari pagi gak ada mengeluh sakit ato geli, malah dia kadang lupa kalo habis sunat, dia lari... padahal katanya dulu mas agam dan mas nanda sempet merengek kesakitan beberapa hari setelah sunat, kayaknya setelah efek biusnya ilang, tapi nih mas nouval gak ada mengeluh sakit sedikitpun...

kita tunggu reaksi abang besok yak... sekalian update gambarnya nanti di-upload dulu


> additional note:

process of the execution
1. sebelum pergi... mereka berdua sempet main game, disitulah rupanya mereka sepakat pergi bareng ke tempat sunat
















 
2. sampe di depan "the venue"... pose dulu ah
















3. waktu nungguin dan menyaksikan mas nouval... masih cekakak-cekikik loh


4. naik ke "pelaminan"... dah mulai nervous
















5. sebelum eksekusi... baca surat alfathihah dulu... ini yang nanti abang bacanya makin keras kalo terasa sakit/geli ato nervous...





















6. ...the execution...
7. ber pose setelah selesai di eksekusi


8. waktunya pulang... jalan dah mulai ngangkang dan kaki tegang... jadi seperti robot, hihihi

17aug2010

kemaren kita bersama seluruh warga griya alam pecatu khususnya cluster arjuna merayakan hari kemerdekaan republik indonesia yang ke 65, tapi berhubung bulan puasa, jadinya kita gabungin dengan acara buka puasa bersama.

dan... kali ini ayah didaulat jadi mc of the evening... hahaha lumayan bisa mejeng dan di foto-foto ma fotographernya...
acara dimulai dari jam setengah enam sore, dengan berbagai penampilan. tentunya diawali dengan tarian selamat datang... tari pendet, tapi penarinya anak-anak semua loh... dan mereka bukan semuanya asli bali, beberapa pendatang... lumayan bisa memberi ayah ide untuk ngomong tentang tarian tradisi indonesia, kan tarian ini sempet bikin heboh gara-gara negara tetangga mau nge-claim bahwa tarian ini aslinya dari negara mereka...

abis tuh, anak-anak yang lebih kecil lagi tampil, kali ini mereka menari denga iringan lagu dari maluku tepatnya ambon: ayo mama... dek thifa harusnya ikut tampil di tarian ini bersama kak rahma dan temen-temen lainnya... sayang, walaupun ayah dah beliin baju yang serupa untuk dek thifa dan kak rahma. padahal dek thifa dah ikutan latihan dan lumayan luwes loh dia menarikan gerakan-gerakan yang diajarkan, keturunan kali yak. tapi pas show time, eh malah rewel, gak mau naek pentas... hiks...
habis itu para ibu-ibu tampil dengan tarian bali lainnya, yaitu pushpanjali. wah, benar-benar mengagumkan

sambil nunggu waktu berbuka, salah satu warga mengisi acara dengan pembacaan ayat-ayat suci sampai waktu berbuka tiba

waktu berbuka tiba, ternyata kolak nya laris manis... nasi kotak nya juga... wah senang melihatnya
sambil berbuka puasa, dua orang ibu-ibu menampilkan tarian cenderawasih... bagus banget loh, mereka kayak penari professional. habis itu break, memberi waktu kepada kaum muslim untuk menunaikan ibadah sholat magrib di rumah masing-masing, dan diharap kembali lagi pukul tujuh teng untuk memulai acara lagi.

jam tujuh lebih dikit, acara re-open lagi, kali ini dengan pementasan modern dance oleh anak-anak arjuna... kali ini abang ikut berpartisipasi, ada dua cowok tampil untuk tarian ini selebihnya tujuh cewek... hihihi tujuh lawan dua. penampilan abang 'stunning' loh, dipemunculannya cowok diharuskan bikin 'special act' dan mereka berdiri terbalik dengan tangan untuk sekian saat, sambil menari ngikutin musik... wahhh semua orang tepuk tangan untuk aksi itu. tarian mereka memakai iringan lagu baby oleh justin beiber asal canada, yang lagi ngetop itu loh

setelah dari bali, lalu ke ambon, lalu ke canada (musiknya, hehehe) tampilan terakhir sebelum acara puncak yaitu pembagian hadiah para ibu-ibu membawa para hadirin ke sumatera barat... menampilkan tarian ranah minang dinding-badinding... luar biasa... pada gak nyangka ternyata di arjuna ini banyak bakat-bakat terpendam

acara terakhir pembagian hadiah dari lomba-lomba yang kemaren diadakan sebelum bulan puasa... yah lumayan semua anak dapet hadiah, gak cuman yang menang tapi semua peserta dapet hadiahnya

acara berakhir jam delapanan... memberi waktu kepada warga yang mau tarawih

above expectation... itulah komentar yang rata-rata orang bilang... dan tak lupa, mereka satisfied dengan sang pembawa acara nya... hehehe bisa-bisa jadi mc seumur hidup tuh, kata mereka...
selain ada mc seumur hidup, sang sound system operator juga bakal seumur hidup... hahaha

65th indonesia independence day celebration

this is the continuation of the family day story…

upon returning from family day at westin, we reach home at that night but not to take rest… instead prepare for the next following day event. we – at the perumahan griya alam pecatu cluster arjuna, holding a celebration for the independence day… it was brought forward just before the ramadhan, respect the muslim who will be fasting.

we decorate abang and adek’s bike since we have promised to them and they could join the convoy of ‘sepeda hias’. we did it in very last minute since ayah and bunda were not available before, and there was no electricity in the house due to pln is closed on saturday and sunday so ayah unable to top up the power… while there was no more power, we used the emergency lamp that belong to om anto… 
stay awake the whole night, ayah fallen a sleep at 05.30 hrs on the sofa while bunda still continuing the work, she did not sleep at all. finally all done just before the convoy… ayah woke abang and adek, get them to bath… and abang could not wait to ride his bike, he went first to balai arjuna where the convoy will be started. adek came after but should be guided by ayah… we are all had not got breakfast yet L

by 08.00 hrs all the kids of the block already there with their bike… abang with his eagle bike and adek with her butterfly bike, they looked so happy… oh the stay awake the whole night being paid by seeing their happiness expression J

after the convoy going around the blocks, finished at the first beginning place – balai arjuna, all the bikes parked with the rider on the side. the judge did their duty, but the winner will be announced later on the evening of august 17th when we planned to have the show performance of the celebration…

then there were few games conducted, abang and adek joining most of them, start from ‘makan kerupuk’, coloring a picture, marble race (for this adek hold the spoon by hand instead of with her mouth)

just at the beginning of the activities bunda turned up holding breakfast for adek and abang, so bunda get them breakfast while they are doing the activity.

on ‘makan kerupuk’ abang failed, there were two ‘kerupuk’ hang one above the other, so when abang finished the first one, the upper one fallen and this caused him failed could not continue the game. actually he should finished the upper one first… if that happen he must be the winner since abang was very fast in finishing it, lucky that he got a bit longer tongue then the others, this benefit him in catching the ‘kerupuk’ to his mouth…  but it’s ok, he’s not that really sad…
but overall, both of them and the other kids were all happy and exciting with this happening… for most of them, that was their first time they had that kind of activities of the celebration that usually we called “agustusan”

could not wait for the august 17th… where there will be performance, tari bali, tari minang, modern dance, etc… for this certainly bunda involve a lot for the practice, especially for the tari minang and modern dance… abang join the modern dance… let’s see tem on stage…

westin family day 2010


the event held in nusa indah hall of bicc at the westin resort nusa dua bali, with two days event.
we join the first day, it was on the evening of saturday.
the second day event was sunday morning, we could not join in this day since there will another event happening at our housing - perumahan griya alam pecatu in celebrating the independence day which we brought forward before ramadhan.


in this family day, we join few activities... abang and ayah won one prize for the game activity of treasure hunt.
it was a modified game with the fox candy as the treasure, and it was just spread on the floor, every corner of bicc first floor... tough we only won third prize by collecting 8 candies, but it was quiet fun... abang love it much, got a bunch of parcel consist of snacks, coffee sachet, tea bags, rice, frying oil... hmmmm


but upon arrival, while waiting the programs start, abang and adek did coloring on a piece of paper with coloring pencil as provided by the committee, the result could be taken home as a souvenir


abang also join the balloon race with bunda, but they lost since there was an accident, both of them been hit by other participants on the race. that because they run while both of them face to face hold the balloon with their forehead, so they run without seeing what will be happening next to them... abang felt down below the others... but he was alright... and he asked to join other games... adek keep enjoying the coloring activity.


after few games, we entering the ballroom and the program started... few entertainment, lucky draw, prizes and dinner... we went home at around 22.00 hrs... we are all enjoying it much.