about

ungasan, bali, Indonesia
zahyawie zubinof: keluarga ini - semoga jadi keluarga yang sakinah, terbentuk di sebuah daerah di pulau bintan, riau kepulauan, yang bernama lagoi. berawal dari teman sekerja, lalu menikah terus mempunyai keturunan. sampai telah mendapatkan seorang putra dan seorang putri, kita masih tinggal di lagoi sampai tahun 2007... proudly we say: made in lagoi. bulan agustus 2007 kita boyongan ke bali, memulai kehidupan baru dengan segala sesuatu yang baru pula, semoga jadi awal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat

sunset at jimbaran

tadi sih berangkat dari rumah niatnya mo ke dokter gigi, mau periksa-in gigi abang ma adek juga.

tapi setelah sampe di tempat praktek dokternya, ternyata baru buka lagi jam 6 sore… ya sud… dari pada bengong kita jalan-jalan dulu.

kita maen ke pantai aja, sambil nunggu jam enam…



sampe di pantai, langsung deh abang ma adek minta jajan, dan pilihan jatuh kepada jagung bakar, abang sukanya yang pedas, sementara adek yang biasa aja.

this is a kind of their favorite when we are at pantai jimbaran – jagung bakar. sebenernya dek thifa sukanya candy floss alias ‘permen kapas’ mereka bilang, tapi sore itu gak ada...



pas sunset kita menuju ke dokter gigi, kita yakin dah buka... dan ternyata bener deh... and that was the first experience for abang and adek visiting dentist.

abang dulu diperiksa adek ngeliatin dulu, he was so exiting and couldn’t stop asking so many questions to the dentist, though he’d been advised to be quiet, but still after few moments another question arise… hahaha if the dentist was not passion enough she must had been angry J

gara-gara itu, pasta untuk nambal gigi abang gak properly placed, abis giginya jadi basah terus… abang habit, always ask anything come across on his mind


turns for adek, first she scared and do not want to be examine, but after bunda hold her while she was lying on the chair, she quiet comfortable and the dentist could examine her properly.

adek was quiet cooperative, everything went well till the treatment over…



abang promised, next time when dentist examine him, he will be quiet till all done then he could ask anything… J

No comments: