kemaren dek thifa ikut fashion show contest yan diadakan oleh "sadewa" dalam rangka 'bali creative competition' dengan tema busana endek di wantilan kantor dprd bali di renon.
abang gak ikutan karena dia maen ke rumahnya sakti, sahabat karibnya sejak masih taman kanak-kanak. tapi ada bagusnya juga abang gak ikutan karena lombanya dimulai terlambat dari yang seharusnya... kasian ntar abang bosan menunggu.
tapi bukan itu yan ingin diceritakan... adalah kejadian setelah lomba, adek sangat yakin kalau dirinya akan mendapatkan peringkat, walaupun itu hanya juara harapan. sementara dari pengamatan bunda, kayaknya agak susah...
pengumuman lomba sangat malam, karena ada banyak acara sebelum sampai ke pengumuman pemenang... beberapa peserta uang merasa pesimis sudah pada pulang, tapi adek tidak mau beranjak... tetap tegar menanti karena dia yakin akan mendapatkan sesuatu. bahkan dia seperti menenangkan bunda dengan bilang "ada juara harapan juga kok nanti bun..."
adek minta nomer peserta disematkan di bajunya yang sudah ganti kostum, tapi penitinya tidak ditemukan, jadi kemana-mana dia pegang tuh nomer...
akhirnya saat pengumuman pun tiba... adek sudah stndby di dekat stage dengan beberapa teman sesama lomba... setiap pembawa acara menyebutkan nomer peserta yang menjadi pemenang adek selalu mengamati nomer yang dia pegang... seolah-olah dia tidak hafal berapa nomer dia... atau dia mau memastikan pembawa acara tidak salah menyebutkan nomer dia?
juara harapan tiga...dua...satu... adek gak lepas matanya dari kertas yang dia genggam...
ayah bunda cuman bisa melihat dari jauh...karena emang adek yang ingin dekat dengan stage. terharu melihat adek dengan ekspresi yang penuh harapan dan keyakinan nomer dia akan disebutkan...
sampai akhirnya juara satu sudah diumumkan, nomer adek tidak diumumkan... dengan langkah gontai adek mendekati ayah bunda, ayah langsung menyambutnya dan memeluknya tanpa kata... karena memang tidak tau lagi mau bilang apa.
memang dari dua lomba terakhir ini adek sama sekali tidak mendapatkan apa-apa... padahal biasanya pasti dapat, baik itu harapan maupun juara satu, dua atau tiga.
sedih sekali malam itu... sudah lama menanti... capek itu pasti... dan ternyata gak dapat apa-apa...
akhirnya ayah cuman bisa bilang... "gak papa ya dek... kalau udah ikut lomba, harus siap menang atau kalah..."
tapi...tetep deh, kalau inget ekspresi adek di dekat stage saat pengumuman itu...jadi terharu...
No comments:
Post a Comment