about

ungasan, bali, Indonesia
zahyawie zubinof: keluarga ini - semoga jadi keluarga yang sakinah, terbentuk di sebuah daerah di pulau bintan, riau kepulauan, yang bernama lagoi. berawal dari teman sekerja, lalu menikah terus mempunyai keturunan. sampai telah mendapatkan seorang putra dan seorang putri, kita masih tinggal di lagoi sampai tahun 2007... proudly we say: made in lagoi. bulan agustus 2007 kita boyongan ke bali, memulai kehidupan baru dengan segala sesuatu yang baru pula, semoga jadi awal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat

this holy place on october 08, 1999

thirteen years ago... two personalities, two different human beings, two families united into one... in this holy place...

may the joy and happiness blessed for the entire life in earth to reach the happily life in hereafter... amin

ka pasa


bederet di tangga...

maksudnya ke kota... bukan pasar tempat belanja tapi, tempat keramaian. di kampung kalau ada yang mau ke payakumbuh di bilangnya kapai ka pasa...

sore ini kita ka pasa, ada yang mau di beli sama bunda di pasar basah. kalo bawa anak-anak pasti akan merepotkan, makanya ayah kebagian jatah to take care of them...

setelah kecapean bermain di game zone sebuah swalayan, dan setelah telphone bunda katanya sudah selesai, kita tunggu bunda di tangga depan swalayan tersebut... ehhh lama banget bundanya gak datang.
"udah haus... capek... kok lama bundanya?" kata abang...

pose... para adek di depan, para kakak di belakang

be strong ya bang... bentar lagi dah mau buka kok, tuh dah ashar...

mudik 2012

this lebaran we 'mudik' to payakumbuh.
we toke flight dps-cgk-pku or trough pekanbaru. but the flight of cgk-pku was delayed up to three hours, we were stucked at jakarta (soekarno hatta international airport).

during the time we just hanging around the airport, nothing else we can do... luckily abang brought his roller wheel so abang and adek could play around with it... ayah and bunda? just sit and sit move from one area to another...

finally the flight to pekanbaru departed, almost two hours we were on the air. arrived at pekanbaru, om feri already waited outside the arrival hall and he drove us to payakumbuh by transit in some area for praying of ashar and magrib as well for dinner break.

we arrived at home of payakumbuh after midnight, uwo and atuk greeted us happily... it was about 5 years we haven't met each other... hmmm it's nice to be home again... can't wait to explore 'kampung'...

learn to pose

setelah pernah berani mencoba untuk tampil di pentas, sekarang adek mengasah keberaniannya dengan berpose di depan kamera... not too bad for her first time with professional photographer

we are not expecting anything... udah berani unjuk diri berekspresi saja sudah menimbulkan kebanggaan tersendiri